Peluang wirausaha dengan peluang mencari asset terdengar asik untuk didengar. Yak seperti latunan kabar bahwa jika Anda berwirausaha maka Anda akan mendapatkan banyak asset. Eit, jangan salah bahwa itu terkadang juga tidak nyambung.
Lalu apa si makna dari peluang wirausaha kok sama dengan peluang mencari aset ? O ternyata itu bentuk anjuran dan warning bahwa kita jangan mencampuri asset bisnis dalam wirausaha dengan asest pribadi. Kenapa? Ini dia alasanya.
Lalu apa si makna dari peluang wirausaha kok sama dengan peluang mencari aset ? O ternyata itu bentuk anjuran dan warning bahwa kita jangan mencampuri asset bisnis dalam wirausaha dengan asest pribadi. Kenapa? Ini dia alasanya.
Mencampur aset bisnis dan pribadi dalam kode peluang wirausaha dengan peluang mencari asset. Entah itu seperti bentuk menjamin pinjaman secara private atau pribadi ataupun juga pada permintaan orang tua Anda dalam membeli sebuah rumah kedua, hanya meningkatkan aset pribadi yang wajar untuk tujuan sebuah bisnis besar tidak akan baik dan bagus bagi kondisi keuangan kita atau keungan pribadi.
Mengapa demikian? Ini jawabannya. Coba bayangkan saja, ketika ada bisnis Anda menjadi menurun, maka para kreditor atau pihak ketiga bisa saja mengejar aset pribadi yang anda miliki saat ini. “Maka Anda seharusnya hanya dan cukup menggunakan sebuah jaminan dari bentuk bisnis.
Jadi, memang ketika bisnis Anda tiba-tiba merosot, Anda tidak perlu untuk bertanggung jawab secara private atau pribadi terhadap adanya pinjaman tersebut,” itu termasuk nasehat dari sang pakar Lynn Mayabb.
Mengapa demikian? Ini jawabannya. Coba bayangkan saja, ketika ada bisnis Anda menjadi menurun, maka para kreditor atau pihak ketiga bisa saja mengejar aset pribadi yang anda miliki saat ini. “Maka Anda seharusnya hanya dan cukup menggunakan sebuah jaminan dari bentuk bisnis.
Jadi, memang ketika bisnis Anda tiba-tiba merosot, Anda tidak perlu untuk bertanggung jawab secara private atau pribadi terhadap adanya pinjaman tersebut,” itu termasuk nasehat dari sang pakar Lynn Mayabb.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar