Franchise Tahu Goreng

Franchise Tahu Goreng
Kuch2hotahu

Sabtu, 30 Mei 2015

Menyikapi Keuangan dalam Bisnis




Anda harus belajar mengenai resiko dalam berbisnis, Anda juga harus pintar dalam mengajak investor untuk bergabung dengan Anda. Hal ini dimaksudkan agar Anda mempunyai cukup dana dan bisa menjalankan bisnis meskipun keuntungan akan dibagi dengan investor.

Setelah itu Anda harus mampu mengelola waktu dan keuangan perusahaan agar berjalan lancar. Anda juga harus merekrut beberapa karyawan yang akan mempermudah pekerjaan Anda, karena banyak pengusaha yang jatuh diawal akibat tidak siap dengan kerja tim, melakukan pekerjaan sendiri mustahil adanya, belum lagi tuntutan konsumen akan produk ataupun jasa Anda. Kecepatan dan kecermatan dalam mengelola sebuah usaha menjadi bekal bagi pengusaha pemula yang baru akan memulai usaha.

Dalam mencari investor pun kadang kala kita masih kesulitan karena tidak banyak memiliki relasi, jadi selain mengatur keuangan dan karyawan, seorang pengusaha pemula dituntut untuk mampu bergaul dengan orang lain sehingga mendapatkan relasi yang pastinya bermanfaat untuk usaha.

Setelah membaca beberapa tips yang disarankan diatas, Anda juga perlu waktu untuk membaca dan mempelajari keuangan dan sistem menejemen yang baik, hal ini wajib dilakukan baik sebelum menjalankan usaha maupun selama menjalankan usaha.

Tata Cara dan Ketentuan dalam Mendirikan Bisnis Franchise




Jika anda telah berhasil membuat suatu usaha dan ingin mengembangkan usaha anda menjadi sebuah bisnis franchise, maka tentunya ada beberapa persyaratan yang harus anda penuhi. Adapun tata cara dan ketentuan untuk mendaftarkan bisnis waralaba anda semuanya telah diatur dalam Undang – Udang No. 31 tahun 2008 tentang waralaba. Untuk dapat membuat bisnis waralaba tentunya anda harus memiliki suatu bentuk usaha yang sudah tetap dan tersistem dengan baik. Hal nantinya juga akan berhubungan dengan merk dagang, atribut usaha, hak paten, dan sebagainya. Kemudian yang anda butuhkan untuk dapat menjual merk dagang anda kepada orang lain atau mitra waralaba anda, maka anda membutuhkan yang namanya SPTW atau singkatan dari Surat Tanda Pendaftaran Waralaba. Dengan adanya SPTW ini, anda dapat mewaralabakan usaha anda ke orang lain dengan aman dan sesuai dengan peraturan perundang – undangan.

Sesuai dengan yang tercantum di dalam undang – undang, untuk mendaftarkan usaha anda menjadi sebuah franchise maka wajib mengumpulkan berkas dan juga persyaratan yang tekah di tentunkan ke  Direktorat Jendral Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan. Berkas atau dokumen yang wajib diajukan berupa biodata tentang diri ada, informasi tentang usaha anda, kemudian catatan keuangan dari usaha anda, dan lain – lain. Dengan mendaftarkan bisnis franchise anda ke pemerintah tentunya binis franchise anda akan lebih terjamin dan orang lain juga akan merasa aman untuk dapat menjadi mitra franchise anda.

Senin, 25 Mei 2015

Franchise Kuliner Luar Negeri


Saat ini kita dapat melihat bahwa usaha franchise yang menjual makanan – makanan yang merupakan menu masakan luar negeri semakin marak. Sebut saja makanan franchise dari jepang seperti takoyaki, okonomiyaki, es serut jepang atau kakigori, dan lain sebagainya. Selain itu masih ada banyak sekali jenis makanan luar negeri yang dijual dalam bentuk bisnis franchise.  Kamudian, bisnis franchise  makanan luar negeri tersebut saat inipun  juga tidak hanya dapat kita jumpai di tempat pusat keramaian di tengah kota ataupun di pusat pusat perbelanjaan saja. Saat ini kita dapat menemukan banyak sekali franchise makanan luar negeri di lingkungan sekitar kita.

Memang tidak dapat ditpungkiri bahwa salah satu ciri masyarakat Indonesia memang cenderung sangat konsumtif. Begitu pula dalam hal makanan dan juga jajanan, masyarkat Indonesia juga dapat dikatakan sangatlah konsumtif. Sifat konsumtif masyarakat Indoensia dalam bidang kuliner ini, agaknya juga membawa sifat bosan. Saat masyarakat muali bosan dengan menu makanan dan juga jajanan yang hanya hanya itu – itu saja, mereka mulai mencoba untuk mencari jenis makanan dan jajanan baru yang belum pernah mereka makan sebelumnya. Fenomena inilah yang agaknya menjadi sorotan bagi sebagian orang, sehingga mereka mencoba membuat bisnis franchise makanan dan jajanan luar negeri. Agaknya bisnis makanan dan juga jajanan dari luar negeri inimasih akan terus berkembang dan juga menjanjikan keuntungan yang baik. Bagai mana? Apakah anda tertarik untuk mencobanya?  

Tips Mencari Partner Usaha



1. Kepribadian

Faktor kepribadian merupakan salah satu faktor kunci yang paling penting dalam memilih partner untuk dalam menjalankan usaha. Sebelum anda menentukan partner usaha anda, maka ada baiknya jika anda mengenal lebih dulu kepribadian orang tersebut. Gali watak dan sifat dari orang tersebut. Fikirkan apakah kiranya orang tersebut dapat membantu anda untuk mngembangkan usaha anda atau malah justru dapat menghancurkan usaha anda. Anda juga dapat bertanya – tanya seputar orang tersebut kepada orang lain yang mengenalnya.

2. Kemampuan

Faktor lainnya yang penting dalam memilih partner usaha adalah faktor kemampuan. Carilah orang yang memiliki kemampuan yang kiranya dapat menunjang perkembangan usaha andalah.Pilih juga orang yang kiranya menguasai bidang usaha anda. Orang yang tidak terlalau menguasai bidang usaha anda tentunya akan  malah justru membuat anda repot.

3. Pengalaman

Pengalaman merupakan salah satu faktor penting apakah seseorang layak menjadi partner anda dalam menjalankan usaha anda atau tidak. Sebaiknya dalam memilih partner untuk usaha, anda juga sebaiknya memperhatikan faktor pengalaman ini. Semakin banyak pengalaman orang tersebut terutama dalam menjalankan usaha maka tentunya akan semakin baik.

4. Data diri

Data diri juga merupakan faktor yang penting. Jika anda hendak menjadikan seseorang sebagai partner usaha anda  maka sebaiknya anda mencari tahu tentang data diri orang tersebut seperti alamat rumah, nomor telepon, tempat asal, dan lainnya. 

Kamis, 21 Mei 2015

Tips Bisnis Franchise


Franchise merupakan salah satu bentuk usaha yang memang sedang marak di Indonesia. Bahkan, saat ini semua orang memiliki kesempatan untuk dapat bergabung dan menjalankan bisnis franchise. Namun dalam bergabung dengan bisnis franchise anda juga harus berhati - hati karena ada beberapa kasus penipuan dengan berkedok bisnis franchise. Berikut adalah tips untuk menghindarinya.

1. Jenis Franchise

Agar terhindar dari penipuan, maka kenali jenis franchise yang anda minati tersebut seperti bidang usahanya, produk apa yang dihasilkan, kemudian teliti juga pangsa pasar mereka. Jika anda menemukan ke anehan pada beberapa poin tersebut maka anda perlu waspada. Kemudian, dengarkan penjelasan franchisor tentang usaha franchise miliknya dengan seksama.

2. Franchisor

Hal ini menrupakan salaha satu hal yang penting. Kenali dan cari tahu tantang franchisor tersebut beserta sepak terjanginya dalam dunia franchise. Cari tahu di mana ia tinggal dan nomer teleponnya.

3. Wujud Nyata franchise

Sebisa mungkin lihat secara langsung bentuk usaha franchise tersebut. Jika memang bisnis franchise tersebut memang benar ada dan juga beroperasi maka anda dapat mempertimbangkan untuk bergabung.

4. Sistem franchise

Sistem franchise abal – abal biasanya memiliki sistem yang tidak lazim. Gali informasi sebanyak – banyaknya tentang sistem franchise yang ditawarkan kepada anda.

5. Alur modal

Cari informasi tentang alokasi modal yang anda investasikan. Jika modal yang disetor tidak lazim dan tidak sesuai dengan fasilitas yang anda peroleh, maka anda patut untuk curiga.

Iklan